Diluar sana,,
Suara gemercikan hujan terdengar..
Keras membentur bebatuan…..
Ingatan masa lalu yang terekam, kini kembali terputar
Hujan,,
Terlalu banyak kenangan yang terjadi disaat hujan turun..
Saat indah penuh makna
Dan akan tetap teringat saat hujan pun datang
Terkadang berfikir,,
Hujan jangan pernah ada..
Karena hanya akan membuat ingatan yang seharusnya tak diingat lagi, datang menghampiri…
Namun,,
Di saat merindukannya,,
Aku berharap hujan turun saat itu juga..
Karena dengan begitu, rinduku terobati…
Kini hanya ada aku, kenangan dan sang hujan..
blog ini hanya sekedar tempat buat gw nulis apa yang ada dalam pikiran gw,, just have fun.. tp semoga yang sempat ngebaca tulisan gw ini pada suka yah dgn tulisan gw...
Jumat, 22 Oktober 2010
Kamis, 14 Oktober 2010
Keautisan_Ku season III
Well,,
ternyata kisah tentang keautisanku tak berakhir. Masih terus berlanjut kehari berikutnya.
Sistem otak kembali tak bisa menerima asupan ilmu dari bapak dosen.
Dan pastinya,, telingaku pun berhalusinasi.
Sang dosen menjelaskan, malah terdengar seperti sedang menyanyikan sebuah lagu pengantar tidur dia siang yang terik ini.
benda-benda dalam ruangan ini pun seakan ikut berdendang. Aneh bin ajaib.
Untung si agenda dan si pulpen setia di dalam tas..
Sampai sempat kemaren, ampir ajah agenda neh di baca temen...
ujung"nya di cengin deh.... yah, gpp lah.. mau ini di katakan buku diary ato apalah, yang jelasnya dia tempat ku untuk berbagi kisah dan cerita..
Butuh hawa segaaaarrr...
Neh ruangan lucu banget deh. Di dalamnya ada AC dan sebuah kipas angin. tapi kok gak ada adem"nya sama sekali yak.....
Sesaat,, celinguk keri dan ke kanan...
Sepertinya bukan hanya saya saja yang terkena sindrom autis di dalam ruangan ini...
Mahasiswa yang lain juga gak kalah autisnya.
Kelihatannya ajah pada konsen memperhatikan. Padahal mah padahal... Pada pengen cepet pulang semua...
Sejenak ruangan riuh...
Dikerenakan ada senior yang telat masuk dan alhasil dapat celaan dari sang dosen...
katanya.. "Laskar-laskar tak berbunga"... Hahahahaha..
Disela-sela nulis catatan ini,, kebetulan ada temen yang memperhatikan..
dia ngasih saran yang cukup baguslah... Kapan-kapan kita harus lebih banyak berbincang saudara Gazali... Thanks atas masukannya yoo...
Dan tak tersa,, usai sudah perjumpaan dengan sang dosen..
hooaaaamm,, ngantuuup... lapeeer...
Kata temen.. "Aku lagi mensimulasikan isi hatiku"
mentang-mentang lagi kuliah simulasi......
Next,, tunggu kisah selanjtnya yoo...
ternyata kisah tentang keautisanku tak berakhir. Masih terus berlanjut kehari berikutnya.
Sistem otak kembali tak bisa menerima asupan ilmu dari bapak dosen.
Dan pastinya,, telingaku pun berhalusinasi.
Sang dosen menjelaskan, malah terdengar seperti sedang menyanyikan sebuah lagu pengantar tidur dia siang yang terik ini.
benda-benda dalam ruangan ini pun seakan ikut berdendang. Aneh bin ajaib.
Untung si agenda dan si pulpen setia di dalam tas..
Sampai sempat kemaren, ampir ajah agenda neh di baca temen...
ujung"nya di cengin deh.... yah, gpp lah.. mau ini di katakan buku diary ato apalah, yang jelasnya dia tempat ku untuk berbagi kisah dan cerita..
Butuh hawa segaaaarrr...
Neh ruangan lucu banget deh. Di dalamnya ada AC dan sebuah kipas angin. tapi kok gak ada adem"nya sama sekali yak.....
Sesaat,, celinguk keri dan ke kanan...
Sepertinya bukan hanya saya saja yang terkena sindrom autis di dalam ruangan ini...
Mahasiswa yang lain juga gak kalah autisnya.
Kelihatannya ajah pada konsen memperhatikan. Padahal mah padahal... Pada pengen cepet pulang semua...
Sejenak ruangan riuh...
Dikerenakan ada senior yang telat masuk dan alhasil dapat celaan dari sang dosen...
katanya.. "Laskar-laskar tak berbunga"... Hahahahaha..
Disela-sela nulis catatan ini,, kebetulan ada temen yang memperhatikan..
dia ngasih saran yang cukup baguslah... Kapan-kapan kita harus lebih banyak berbincang saudara Gazali... Thanks atas masukannya yoo...
Dan tak tersa,, usai sudah perjumpaan dengan sang dosen..
hooaaaamm,, ngantuuup... lapeeer...
Kata temen.. "Aku lagi mensimulasikan isi hatiku"
mentang-mentang lagi kuliah simulasi......
Next,, tunggu kisah selanjtnya yoo...
Keautisan_Ku season II
Dana keautisan pun berlanjut di siang itu...
Benar-benar terik saat itu...
Kalu mau dibayangin,, seakan-akan kita tuh berada dalam oven..
jadinya kek kue brownis... yang lagi di panggang dalam suhu derajat yang sangat tinggi..
Saat itu aku lagi kuliah STATISTIK.. bayangin deh, siang-siang, panas pula kuliah hitung-hitungan.. mana masuk tuh pelajaran..
terpaksa deh, nakal lagi..
untung saat itu aku ngambil posisi yang strategis...
nangkring di jajaran kursi paling belakang, biar bisa nulis...
keliatannya sih seperti orang ngerti dan paham dengan apa yang di jelasin sama dosen..
padah mah padahal... hahaha...
Sama halnya dengan keautisan sebelumnya...
kuambil agendaku, kutimang-timang pulpenku. dan kumulai menarik garis lurus...
hup...
kertas itupun kini berisi... tak kosong lagi....
mau tau puisinya seperti apa?
mmm,,,
kasih tau gak yah....
mm,,
boleh deh... neh..
eh, tapi jangan ketawa yah... menurutku,, puisi ku yang paling bagus yah puisi ini.. hehehehe....
Statistik...
mendengar itu, aku teringat akan nilai "C" ku...
aku sangat sedih akan hal itu..
Hingga pada akhirnya akupun mengulang mata kuliah ini..
Frekuensi, median, Modus, Desil, kuartil
Dengan indah rumus-rumus itu di gambarkan
Angka-angka berjuntai di depan mata
Tak urung semangat sang dosen mennjelaskan setiap bait dari rumus itu
Suhu ruangan ini pun menajdi semakin panas
Ingin rasanya terbang ke kutub utara
tapi apa daya,,, kutub utara sangat jauh
dan itu tak mungkin....
Hahahha,,,
itulah sebait puisi dari keautisanku.....
Semakin aneh saja.....
Dari pada diam.. ntar dikirain autis beneran...
akhirnya selesai juga pertemuanku dengan sang dosen..
sampai berjumpa di minggu depan dengan sebuah tugas yang tak kumengerti.. caoow,,,
Benar-benar terik saat itu...
Kalu mau dibayangin,, seakan-akan kita tuh berada dalam oven..
jadinya kek kue brownis... yang lagi di panggang dalam suhu derajat yang sangat tinggi..
Saat itu aku lagi kuliah STATISTIK.. bayangin deh, siang-siang, panas pula kuliah hitung-hitungan.. mana masuk tuh pelajaran..
terpaksa deh, nakal lagi..
untung saat itu aku ngambil posisi yang strategis...
nangkring di jajaran kursi paling belakang, biar bisa nulis...
keliatannya sih seperti orang ngerti dan paham dengan apa yang di jelasin sama dosen..
padah mah padahal... hahaha...
Sama halnya dengan keautisan sebelumnya...
kuambil agendaku, kutimang-timang pulpenku. dan kumulai menarik garis lurus...
hup...
kertas itupun kini berisi... tak kosong lagi....
mau tau puisinya seperti apa?
mmm,,,
kasih tau gak yah....
mm,,
boleh deh... neh..
eh, tapi jangan ketawa yah... menurutku,, puisi ku yang paling bagus yah puisi ini.. hehehehe....
Statistik...
mendengar itu, aku teringat akan nilai "C" ku...
aku sangat sedih akan hal itu..
Hingga pada akhirnya akupun mengulang mata kuliah ini..
Frekuensi, median, Modus, Desil, kuartil
Dengan indah rumus-rumus itu di gambarkan
Angka-angka berjuntai di depan mata
Tak urung semangat sang dosen mennjelaskan setiap bait dari rumus itu
Suhu ruangan ini pun menajdi semakin panas
Ingin rasanya terbang ke kutub utara
tapi apa daya,,, kutub utara sangat jauh
dan itu tak mungkin....
Hahahha,,,
itulah sebait puisi dari keautisanku.....
Semakin aneh saja.....
Dari pada diam.. ntar dikirain autis beneran...
akhirnya selesai juga pertemuanku dengan sang dosen..
sampai berjumpa di minggu depan dengan sebuah tugas yang tak kumengerti.. caoow,,,
Keautisan_Ku
Tulisan ini tercipta dari suatu keadaan yang sangat buruk (maafkan bila semuanya terdengar terlalu berlebihan..)
Itupun karena ada faktor alam juga sih, cuaca yang panas saat itu membuat pikiran ini pun terbawah jauh melanglang buana hingga ke ujung dunia...
Weel,,
Di suatu siang yang terik, di dalam ruangan yang panas.. padahal ada AC nya.... (cabut ajah tuh, g ada gunanya sama sekali) semua mata tertuju pada sesosok pria.
yah,, dialah sang dosen...
semuanya tampak begitu khusuk mendengar penjelasan sang dosen.. Tp,, itu hanya akting belaka. Didalam pikiran masing-masing mahasiswa dan mahasiswi ini pasti berkelebat "ngantup, laper, pen cepet-cepet kuliah ini kelar"..
yah,, sama halnya seperti saya....
Dalam keautisanku ini, malah membuatku bersemangat untuk berceloteh lewat tulisan.
kuambil agenda dan pulpen yang slalu aku bawa di dalam tas..
sejenak, kuperhatikan lembaran kosong putih itu... Pulpenpun ikut kupermainkan..
sejurus,,
tanganku pun mulai lincah menari diatas kertas putih tak berbingkai itu...
sedetik..
terhampar sebait puisi (itu menurutku). tapi setelah ku lihatkan ke temanku dia berkata "ini mah bukan puisi. neh hanya tulisan narasi dari seekor keledai diantara kambing-kambing bodoh"... hahaha..
mau lihat puisinya ... Chekedooot...
Dalam ruangan ini yang hangat ini
Aku bagaikan seekor kupu-kupu yang tersesat
Diam dan hinggap di bunga-bunga yang layu
Entah apa yang harus aku lakukan
Asupan ilmu dari sang dosen pun kini hanya terdengar seperti lantunan nyanyian penghantar tidur di siang hari
Perut pun tak mau kalah
Diapun ikut berdendang, mengikuti senandung sang dosen
Hanya terpaku pada selembar kertas putih yang tak berbingkai
Dinding-dinding ruangan ini pun terlihat menertawakan keadaan ini
Hingga saat yang di tunggupun datang
Lantunan yang berakhir
kukepakkan sayap indahku
menuju taman syurgawi...... it's mean ma rooms....
Well,,, gimana?
Najis gila kan.... tp, aku bangga dengan apa yang aku tulis..
hahaha... meskipun kata orang neh tulisan kaga mutu banget...
untuk sementara, keautisan berakhir di pukul 12.00.... Saatnya mengisi lambung....
Itupun karena ada faktor alam juga sih, cuaca yang panas saat itu membuat pikiran ini pun terbawah jauh melanglang buana hingga ke ujung dunia...
Weel,,
Di suatu siang yang terik, di dalam ruangan yang panas.. padahal ada AC nya.... (cabut ajah tuh, g ada gunanya sama sekali) semua mata tertuju pada sesosok pria.
yah,, dialah sang dosen...
semuanya tampak begitu khusuk mendengar penjelasan sang dosen.. Tp,, itu hanya akting belaka. Didalam pikiran masing-masing mahasiswa dan mahasiswi ini pasti berkelebat "ngantup, laper, pen cepet-cepet kuliah ini kelar"..
yah,, sama halnya seperti saya....
Dalam keautisanku ini, malah membuatku bersemangat untuk berceloteh lewat tulisan.
kuambil agenda dan pulpen yang slalu aku bawa di dalam tas..
sejenak, kuperhatikan lembaran kosong putih itu... Pulpenpun ikut kupermainkan..
sejurus,,
tanganku pun mulai lincah menari diatas kertas putih tak berbingkai itu...
sedetik..
terhampar sebait puisi (itu menurutku). tapi setelah ku lihatkan ke temanku dia berkata "ini mah bukan puisi. neh hanya tulisan narasi dari seekor keledai diantara kambing-kambing bodoh"... hahaha..
mau lihat puisinya ... Chekedooot...
Dalam ruangan ini yang hangat ini
Aku bagaikan seekor kupu-kupu yang tersesat
Diam dan hinggap di bunga-bunga yang layu
Entah apa yang harus aku lakukan
Asupan ilmu dari sang dosen pun kini hanya terdengar seperti lantunan nyanyian penghantar tidur di siang hari
Perut pun tak mau kalah
Diapun ikut berdendang, mengikuti senandung sang dosen
Hanya terpaku pada selembar kertas putih yang tak berbingkai
Dinding-dinding ruangan ini pun terlihat menertawakan keadaan ini
Hingga saat yang di tunggupun datang
Lantunan yang berakhir
kukepakkan sayap indahku
menuju taman syurgawi...... it's mean ma rooms....
Well,,, gimana?
Najis gila kan.... tp, aku bangga dengan apa yang aku tulis..
hahaha... meskipun kata orang neh tulisan kaga mutu banget...
untuk sementara, keautisan berakhir di pukul 12.00.... Saatnya mengisi lambung....
Senin, 11 Oktober 2010
Brrr
Yah,, aku terhipnotis oleh pria-pria korea ini. Awalnya hanya suka nonton filmnya. Suka liat aktor dan aktrisnya yang cakep-cakep cantip-cantip. Suka sama ceritanya yang gak ngebosenin. Gak sama seperti cerita sinetron-sinetron Indonesia yang super alay banget. Dan pastinya ngejiplak film dari korea. G mutu banget kan. G kreatif…
Tapi, saat melihat video klip dari SS501 dan SUPER JUNIOR aku malah seperti tersihir oleh aura mereka. Mata sipit, kulit putih bersih, badan yang tegap dan maco, suara yang bagus dan tentunya dance mereka yang super keren.
Aku benar-benar tergila-gila dengan pria-pria korea ini. Gak liat atau gak dengerin lagu dan video klip mereka sehari ajah keknya ada yang kurang.
Bermimpi suatu saat bisa nonton konser mereka. Dan aku berada di urutan paling depan. Dan ditengah-tengah konser Kim Hyung Jun personil SS501 datang menghampiri, menarik tanganku dan mengajakku ke atas panggung buat nyanyi bareng.. Oh tidaaak,, mungkin saat itu juga aku akan langsung memeluknya.. hahahaah..
Kapan yah aku bisa ke korea? Hemm,,, pen jalan-jalan ke rumah hyung jun.. kenalan sama calon mertua.. hihihi…
Para Pria-pria bermata sipit, kau membuatku sungguh di mabuk kepayang…
Sampai-sampai, setiap jalan ngeliat cowo semuanya terlihat seperti orang korea. Anehkan neh mata..
Jadi pengen punya pacar matanya sipit, putih bersih, badannya keren bisa nyanyi. Pokoknya seperti hyung jun deh. Ada gak yah??
Apa lagi kalo ngebayangin tuh cowo pake tuxedo itam.. beh,, sumpaah… pasti cakep banget dah,,,
Kleper kleper pasti… trus ngasih bunga mawar merah, trus bilang ke aku “ will you marry me?””
Klo dah gtw langsung aku peluk ajah deh… heum,,, mau mau… hahahhahahha…. (khayalan tingkat tinggi kamu nag… )
Tapi, saat melihat video klip dari SS501 dan SUPER JUNIOR aku malah seperti tersihir oleh aura mereka. Mata sipit, kulit putih bersih, badan yang tegap dan maco, suara yang bagus dan tentunya dance mereka yang super keren.
Aku benar-benar tergila-gila dengan pria-pria korea ini. Gak liat atau gak dengerin lagu dan video klip mereka sehari ajah keknya ada yang kurang.
Bermimpi suatu saat bisa nonton konser mereka. Dan aku berada di urutan paling depan. Dan ditengah-tengah konser Kim Hyung Jun personil SS501 datang menghampiri, menarik tanganku dan mengajakku ke atas panggung buat nyanyi bareng.. Oh tidaaak,, mungkin saat itu juga aku akan langsung memeluknya.. hahahaah..
Kapan yah aku bisa ke korea? Hemm,,, pen jalan-jalan ke rumah hyung jun.. kenalan sama calon mertua.. hihihi…
Para Pria-pria bermata sipit, kau membuatku sungguh di mabuk kepayang…
Sampai-sampai, setiap jalan ngeliat cowo semuanya terlihat seperti orang korea. Anehkan neh mata..
Jadi pengen punya pacar matanya sipit, putih bersih, badannya keren bisa nyanyi. Pokoknya seperti hyung jun deh. Ada gak yah??
Apa lagi kalo ngebayangin tuh cowo pake tuxedo itam.. beh,, sumpaah… pasti cakep banget dah,,,
Kleper kleper pasti… trus ngasih bunga mawar merah, trus bilang ke aku “ will you marry me?””
Klo dah gtw langsung aku peluk ajah deh… heum,,, mau mau… hahahhahahha…. (khayalan tingkat tinggi kamu nag… )
Sabtu, 09 Oktober 2010
Tak Kuatnya Pondasi Iman atau Memang benar kata Pepatah “LOVE IS BLIND”??
Neh tulisan iseng-iseng ajah c aku tulis. Setelah melihat tayangan gossip selebritas di TV, yang mengabarkan beberapa selebritas tanah air yang berpindah keyakinan untuk meluruskan tujuan mereka merenda bahtera rumah tangga. Sebenrnya c gak penting banget buat aku urusin. Tapi sepertinya seru ajah gtw kalau ngebahas tentang permasalahan seperti ini. Bukan untuk mempermasalahkan agama siapa yang benar dan agama siapa yang salah.
Karena memang semua agama mengajarkan kita pada kebaikaan.
Aku memang bisa dibilang tak terlalu paham masalah agama. Tapi sedikitnya aku tahu sebagai seorang muslim, menikah berbeda agama dalam ajaran islam hukumnya adalah HARAM.
Kenapa aku sampai kepikiran untuk menulis hal seperti ini, yah bisa di bilang karena salah satu alasannya adalah aku ilfeel sama Riyanti. Padahal perannya di Ayat-ayat cinta sudah pas sekali dan cocok sekali dengan dia. Yah, semua orang memang memiliki hak untuk memilih keyakinan mereka. Tapi apakah pantas sebagai seorang muslim untuk mengorbankan keyakinan mereka demi CINTA??
Yang membuat geleng-geleng kepala, happy salma juga mengikuti jejak riyanti. Padahal yang aku lihat c happy salma agamanya cukup kuat. Apakah hanya karena suaminya adalah seorang keturunan bangsawan kerajaan bali?? Atau memang karena cinta semata??
Tapi sangat di sayangkan sekali. Benar-benar sangat di sayangkan.
Bukan hanya selebritis saja. Masyarakat biasa juga banyak yang seperti itu. Ada yang tetap mempertahankan keyakinan masing-masing. Berarti ada dua iman dalam satu keluarga. Ibaratnya seperti menjalankan sebuah kapal. Gak mungkinkan sebuah kapal di jalankan oleh dua orang nahkoda? Yang satu mau kemana, yang satunya lagi mau kemana.
Nah seperti itupun dalam suatu keluarga. Jika ada 2 keyakinan yang berbeda akan seperti apa nantinya keluarga itu. Belum jika mereka memiliki keturunan.
Tapi itulah hidup. Hidup selalu punya pilihan. Dan semoga kita tetap selalu berada pada pilihan yang tepat. Dan di ridhoi oleh ALLAH SWT… Amin….
Karena memang semua agama mengajarkan kita pada kebaikaan.
Aku memang bisa dibilang tak terlalu paham masalah agama. Tapi sedikitnya aku tahu sebagai seorang muslim, menikah berbeda agama dalam ajaran islam hukumnya adalah HARAM.
Kenapa aku sampai kepikiran untuk menulis hal seperti ini, yah bisa di bilang karena salah satu alasannya adalah aku ilfeel sama Riyanti. Padahal perannya di Ayat-ayat cinta sudah pas sekali dan cocok sekali dengan dia. Yah, semua orang memang memiliki hak untuk memilih keyakinan mereka. Tapi apakah pantas sebagai seorang muslim untuk mengorbankan keyakinan mereka demi CINTA??
Yang membuat geleng-geleng kepala, happy salma juga mengikuti jejak riyanti. Padahal yang aku lihat c happy salma agamanya cukup kuat. Apakah hanya karena suaminya adalah seorang keturunan bangsawan kerajaan bali?? Atau memang karena cinta semata??
Tapi sangat di sayangkan sekali. Benar-benar sangat di sayangkan.
Bukan hanya selebritis saja. Masyarakat biasa juga banyak yang seperti itu. Ada yang tetap mempertahankan keyakinan masing-masing. Berarti ada dua iman dalam satu keluarga. Ibaratnya seperti menjalankan sebuah kapal. Gak mungkinkan sebuah kapal di jalankan oleh dua orang nahkoda? Yang satu mau kemana, yang satunya lagi mau kemana.
Nah seperti itupun dalam suatu keluarga. Jika ada 2 keyakinan yang berbeda akan seperti apa nantinya keluarga itu. Belum jika mereka memiliki keturunan.
Tapi itulah hidup. Hidup selalu punya pilihan. Dan semoga kita tetap selalu berada pada pilihan yang tepat. Dan di ridhoi oleh ALLAH SWT… Amin….
Jangan Tanyakan Mengapa
Jangan tanyakan mengapa!!!
Aku menyukainya sejak aku mengenalnya
Dan jangan tanyakan mengapa!!!
Aku menyayanginya sejak aku mengenalnya
Dan jangan tanyakan mengapa!!!
Sampai detik ini,
Aku masih menyayanginya
Dan jangan tanyakan mengapa!!!
Meskipun dia sulit aku raih
Namun, aku masih mencintainya
Dan jangan tanyakan mengapa!!!
Three Word Magic
Aku menyukainya sejak aku mengenalnya
Dan jangan tanyakan mengapa!!!
Aku menyayanginya sejak aku mengenalnya
Dan jangan tanyakan mengapa!!!
Sampai detik ini,
Aku masih menyayanginya
Dan jangan tanyakan mengapa!!!
Meskipun dia sulit aku raih
Namun, aku masih mencintainya
Dan jangan tanyakan mengapa!!!
Three Word Magic
Langganan:
Komentar (Atom)