Kamis, 15 Juli 2010

Cinta Sendiri

“ Sudahlah kau pergi saja. Jangan pernah kembali padaku, di hatiku meskipun ku cinta. Pergi saja. Tak sadarkah ini semua akan semakin membuat aku mencintamu sepenuh hatiku. Kau pergi saja.. Dan tak mungkin aku mencintai bila tak bisa memilikimu”.. (Lirik lagu Ajeng-Pergi Saja)

Diatas adalah sebagian lirik lagu dari ajeng. Aku seneng banget denger neh lagu. Soalnya yah, hampir dikit mengena’lah dengan kisah aku. Tapi itu dulu sampai sekarang.. hehehe… 

Bagaimana dengan kalian? Apakah pernah merasakan cinta sendiri? Semoga gak pernah deh. Gak enak masalahnya. Heehehehe… 

Bisa dibilang lagu diatas agak sedikit egois yah. Tapi itulah pilihan hati. Gak semuanya orang bisa menerima bahwa cinta itu tak harus memiliki.

Yah sidikit banyak sih aku juga setuju dengan lirik lagu diatas. Emang gak enak kalau kita ngalamin yang namanya cinta sendiri. Hampa banget keknya hati ini ye..

Aku juga pernah baca tulisan ade’ aku solia.. Aku setuju banget dengan apa yang dia tulis. "dengan melihat orang yang di cintai bahagia , kita pun bahagia ??
BOHONG !!
kita hanya pura - pura bahagia
di saat hati kita sakit itu mengajarkan kita tuk menjadi
"munafik" "

Kita ini bukan malaikat. Kita hanya manusia biasa. Kita punya hati. Dan hati seorang wanita bisa lebih peka dari apa yang semua orang fikirkan.

Tapi dilain sisi, wajar gak sih kita memaksakan apa yang kita rasa kepada orang lain? Wajar gak sih kita memaksa seseorang untuk mencintai kita?
Dan pastinya tuh gak wajar banget. Karena katanya sih, sesuatu yang dipaksakan itu hasilnya akan jelek.

Menurut aku sih, gak semuanya itu benar.

Contohnya, gak jauh-jauh deh dari keluarga aku. Ayah ibuku dulu di jodohkan. Dan belum pernah sekalipun mereka bertemu, berbincang-bincang dan ada kata “pacaran” seperti kata anak-anak sekarang. Bertemunya pun pas di pelaminan. Dan alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik-baik saja hingga sekarang mereka memiliki 10 cucu. Padahal saat itu sebenarnya ayahku katanya punya pacar.

Tapi mungkin mang beda kali yah jaman orang tua kita dengan jaman kita sekarang ini.
Yah,, tapi itulah kehidupan. Selalu ada pelajaran yang bisa kita ambil untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Dan semoga aku bisa bertemu dengan orang yang aku cintai dan juga yang mencintai aku sepenuh hatinya. Amin.. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar